Langsung ke konten utama

Postingan

Training Organisasi Muslimah Mahasiswa Pecinta Islam YK 2018

_"Inilah jalan sunyi, jalan yang disusuri para nabi. Inilah jalan sunyi yang Rasulullah lebih memilih menempuhnya daripada harus berhenti meski matahari diletakkan di tangan kanan dan bulan diulurkan ke tangan kiri. Ia kukuh dalam jiwa beliau di hadapan rayuan paling cantik, tawaran paling megah, serta iming-iming paling mewah."_ 🌹  *Indahnya Ukhuwah dalam berdakwah* 🌹 Dibersamai oleh para *Asatidzah MMPI*, dan special pemateri dari *Ustadzah Firdasari* dari solo  🛵 "Berangkatlah kamu baik dalam keadaan ringan maupun berat" 🛵   ❣ Special to _*Seluruh pengurus MMPI periode 2018-2019 *_ dalam agenda *Camping & Training Organization*  ❣ . _"Al-Qur'an sebagai petunjuk, Pedang sebagai penolong"_ #Solid  dalam ukhuwah, komitmen dalam amanah   Resume Materi Training Organisasi: 1. Materi Pertama "Ke- MMPian" oleh Usth Rizka Desi Barliyani  " Dakwah in i hanya mengenal satu sikap: TOTALITAS! Seorang da’i harus hidup ...

Dua Kaidah Menjadi Seorang Hamba

 1. Larangan Berbuat Dzalim Zhalim ialah menempatkan sesuatu bukan pada tempatnya. Asal makna zhalim ialah bertindak lalim dan melampaui batas. Zhalim juga bermakna menyimpang dari tujuan. عَنْ أَبِـيْ ذَرٍّ الْغِفَارِيِّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّـى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِيْمَـا يَرْوِيْهِ عَنْ رَبِّهِ عَزَّ وَجَلَّ أَنَّهُ قَالَ : «يَا عِبَادِيْ ! إِنِّـيْ حَرَّمْتُ الظُّلْمَ عَلَـى نَفْسِيْ ، وَجَعَلْتُهُ بَيْنَـكُمْ مُحَرَّمًا ؛ فَلاَ تَظَالَـمُوْا. يَا عِبَادِيْ ! كُلُّكُمْ ضَالٌّ إِلاَّ مَنْ هَدَيْتُهُ ؛ فَاسْتَهْدُوْنِـيْ أَهْدِكُمْ. يَا عِبَادِيْ ! كُلُّكُمْ جَائِعٌ إِلاَّ مَنْ أَطْعَمْتُهُ ؛ فَاسْتَطْعِمُوْنِـيْ أُطْعِمْكُمْ. يَا عِبَادِيْ ! كُلُّكُمْ عَارٍ إِلاَّ مَنْ كَسَوْتُهُ ؛ فَاسْتَكْسُوْنِـيْ أَكْسُكُمْ. يَا عِبَادِيْ ! إِنَّكُمْ تُـخْطِئُوْنَ بِاللَّيْلِ وَالنَّهَارِ ، وَأَنَا أَغْفِرُ الذُّنُوْبَ جَـمِيْعًا ؛ فَاسْتَغْفِرُوْنِـيْ أَغْفِرْ لَكُمْ. يَا عِبَادِيْ ! إِنَّكُمْ لَنْ تَبْلُغُوْا ضُرِّيْ فَتَضُرُّوْنِـيْ ، وَلَنْ تَبْلُغُ...

Terasing atau Elitis?

Menjadi terasing adalah sebuah karunia. Sebangsa rizki yang Allah berikan kepada hamba pilihan. Terasing dari segela bentuk segala hiruk pikik dunia yang melalaikan. Terasing dengan bersikap tegas saat orang tak memiliki nyali untuk menawarkan jalan hidupnya. Terasing dengan ideologi, pemikiran, perilaku dan kultur yang merusak islam. Tepat 1431 tahun yang lalu, Rasulullah mengajarkan bagaimana menghargai sebuah keyakinan. Keyakinan yang harus dibayar dengan meninggalkan tumpah darah dan bahkan Nyawa.Hijrah merupakan tuntutan yang paling inti dari tauhid seseorang. Tapi ' Terasing' bukanlah mengasingkan diri. Juga bukan asal 'beda'. Ada proses hukum dialog yang menyertainya. Ada mukaddimah dan hukum sebab akibatnya. Bahwa jika pada akhirnya seseorang harus terasing atau bahkan uzlah (mengasingkan diri) itu adalah jalan darurat ketika ikhtiar telah ditempuh. Menurut Dr. Salman Audah memberi sub judul serial ghuraba-nya dengan min wasaili daf'il ghuraba (sar...

Nasehat:- Terlalu Banyak Paradoks Dalam Hidup

Apa kata Om Liem dulu tentangku, "Aku keliru.Kau ternyata selama ini sebenarnya sedang membenci dirimu sendiri, Thomas. Kau  sebenarnya tidak membenci orang tua itu. Kau tidak membenci sistem dunia yang rusak. Ya. Justru kamu membenci diri sendiri. Semua yang ada di kepalamu berubah menjadi paradoks. Seorang anak muda yang kaya, pintar, memiliki akses besar, dikelilingi orang-orang terbaik, penuh dengan kesedihan hidup ternyata setiap hari berusaha melawan dirinya sendiri. Dia membenci dirinya sendiri. Kenapa? Karena merasa tdk bisa melakukan apapun untuk mengubah banyak hal. Hanya bisa menonton, menangis, tidak bisa melakukan apapun. Lantas saat  tumbuh dewasa, justru tertawa tidak peduli dia atas kehidupan yang semakin rusak, juga tidak bisa melakukan apapun. Bukankah demikian, Thomas? Om Liem boleh jadi benar. Terlalu banyak paradoks dalam hidupku