Langsung ke konten utama

Segores Rindu UntukMu IBU

Dalam anganku selalu tersirat jelas teduh wajahmu,memandang dan menembus relung  jiwaku.
Dengan segaris senyuman yang amat menawan.
Entahlah. .. . ??? Sampai kapan diri ini dapat membuatmu tersenyum,
Senyuman yang menemani setiap langkahku.
Ibu. . . ketika aku hanya bisa termenung,ku harap engkau disana selalu tersenyum.
Aku tak ingin jauh darimu bahkan meninggalkanmu disana .Tapi ,waktu  dan keadaan yang membuat kita terpisah.Ibu. . .kau lihat tetes tetesan hujan malam ini ? Ya. . .selebat itu rinduku ingin bertemu  denganmu
Dimalam ini dikedinginan yang menusuk ,di kegelapan yang mencekam,dikesunyian yang membisu aku berharap  bisa bercerita banyak kepadamu,mendengar nasihat nasihat darimu dan berbagi kehangatan denganmu.
Ibu.. .kau satu satunya orang yang bisa memahamiku dalam berbagi urusan,kau tau ibu??
kau adalah pelita bagi hidupku,bagaimana mungkin aku bisa menjadi seperti ini?kalau bukan seseorang  yang hebat disana mendidikku.
aku tahu aku tidak jauh lebih baik dari anak anak yang lain ,tapi ketahuilah  aku akan selalu berusaha menjadi terbaik untukmu.
Pengorbananmu yang menjadikan diri ini sebagai motivasi disaat raga mulai malas,dan sampai kapanpun engkau adalah malaikat terindah yang dikirimkan Allah untukku,
engkaulah yang melahirkanku, mengasuhku, menyusuiku saat diriku masih lemah tak berdaya.  Menggendongku saat aku belum mampu berjalan, mentatihku ketika kakiku mulai bisa menopang tubuh ini.  Dengan sabar Engkau lakukan itu semua, tanpa keluhan yang berarti.  Kau menyayangiku dengan tulus, kasih sayangmu memenuhi rongga dadaku hingga aku merasakan dunia ini kosong tanpamu.Aku ingin semua orang merasakan memiliki ibu sepertimu, yang selalu mendukung  ku dan selalu ada untukku dalam duka maupun suka .
Ibu..
Maafkan aku..
Maaf, karena diusiaku sekarang, aku belum bisa membahagiakanmu. Kadang aku merasa masa kecilku justru membuatmu lebih bahagia dengan nilai-nilai sekolahku yang menjulang. Tak seperti sekarang.
Yang hanya bisa meminta dan  minta lagi di usiaku sekarang ini,sempat ku malu dengan semua ini,kapan aku bisa membahagiakanmu??Adakah waktu lagi aku bisa membahagiakanmu??hingga ku berpikir diri ini terlalu mengejar materi dengan alasan bisa membahagiakanmu?tapi kini aku sadar ketika perasaan ini hampa ,kosong ,sunyi  disinilah apa arti engkau agar  selalu disampingku menemaniku setiap langkahku. Ibu,
Saat kami gagal, engkau orang terakhir yang berputus asa,
bahkan boleh jadi tidak pernah, meski seluruh dunia sudah berhenti berharap
Dan engkau pula yang pertama menghibur.

ibu. . . .
Maafkanlah aku jika aku tidak tahu, disaat engkau terbaring sakit ,dan  aku tidakk tau harus berbuat apa untuk mengurangi nyeri ditubuhmu.
Maafkanlah aku, karena memikirkan hidupku, kau jadi sering terbaring sakit.
Dan engkau tahu ibu??
Jika aku jadi airmatamu,akau akan lahir dari matamu,hidup dipipimu,dan mati dibibirmu.
Namun bila engkau menjadi air mataku,aku takkan pernah menangis karena aku takut aku akan kehilanganmu.
Pening kurasakan ,
inginku berlari menembus tebalnya kabut menantang tebing tebing  yang menjulang,
lalu aku berteriak”Aku Rindu Engkau Ibu”,dan gejolak ini begitu hebat .Membuncah perasaan.
Ketahuilah ibu aku tak ingin hidup dalam angan angan,semuanya akan menjadi nyata ,senyata rinduku padamu “Ibu”.



by PramudyaZeen

Komentar

Postingan populer dari blog ini

I/O tugas ORKOM

1.        Jelaskan apa yang dimaksud perangkat Input/Output menurut Anda, dan apa contohnya? Apakah hardisk termasuk perangkat Input/Output? 2.        Mengapa diperlukan suatu modul khusus untuk menghubungkan perangkat Input/Output ke sistem bus? 3.        Terdapat 3 teknik Input/Output, yaitu Programmed, Interrupt driven, dan Direct Memory Access. Beri gambaran perbedaan Programmed dan Interrupt driven I/O, jelaskan kelebihan dan kekurangan kedua teknik tersebut. Mana teknik yang lebih baik (disertai alasan)? Jawab 1.        Perangkat Input/Output adalah kemampuannya untuk mempertukarkan data dengan perangkat lain Perangkat input adalah alat-alat yang berfungsi memasukan data atau perintah kedalam komputer,sedangkan perangkat output adalah digunakan untuk menampilkan data, atau mengeluarkan data-data yang berbentuk informasi ya hardisk termasuk pera...

Resensi : Muslimah Berjihad! Peran Muslimah Dalam Medan Jihad!

Judul : Muslimah Berjihad! Peran Muslimah Dalam Medan Jihad Penulis : Syaikh Yusuf Al- Uyairi, et al Penerbit : media ISLAMIKA ISBN : 978-979-25-9298-6 Ukuran : 134 hlm; 205 cm Presensi: PramudyaZeen Buku ini seoalah menabrak aturan baku muslimah, bahwa muslimah seharusnya menjaga keluarga dan fokus pada pendidikan anak, sehingga tidak keluar rumah, apalagi jihad dengan senjata! Namun sejarah para shahabiyah berkata lain. Tengoklah Ummu Athiyyah Al-Anshriyyah, dalam perkataannya, “ Aku telah ikut berperang bersama Nabi Muhammad SAW dalam tujuh peperangan, aku tertinggal perjalanan bersama mereka. Maka aku buatkan mereka makanan, mengobati yang terluka, dan mengurusi orang yang sakit (HR. Muslim). Adapun Kisah, Ar- Rabi binti Mu’awwid, dia berkata ;” Kami ikut berperang bersama Nabi, memberi minuman dan mengobati yang sakit, jiga membawa yang terbunuh ke Madinah (HR. Bukhari). Lalu bagaimana para shahabiyah tersebut bisa berjihad padahal bunda Aisyah pern...

MENGGAPAI RUMAH TANGGA IDEAL ‘ALA NABI SAW

Apa yang terbersit dalam pikiran kita saat mendengar i stilah RumahTangga Ideal? Tergambar dengan jelas di pelupuk mata,segudang impian dan harapan indah tentang kehidupan berumah tangga. Mulai dari sosok pasangan yang penuh pengertian, bertanggung jawab, penuh kasih dan sayang, hingga anak-anak yang menyejukkan hati. Rumah tangga yang memiliki visi, misi, dan tujuan yang jelas. Rumah tangga yang setiap anggota keluarganya merasakan aman dan tenang hidup di dalamnya. Anak-anak pun bangga dengan orang tuanya. Semua anggota keluarganya mengikuti irama kehidupan yang sangat dinamis. Sungguh luar biasa…!!! Pertanyaannya adalah, adakah sosok figure rumah tangga ideal yang dapat di teladani kini? Faktanya tidak semua orang mampu membangun rumah tangga seperti yang tergambar di atas. Rasulullah saw adalah satu-satunya figure yang dapat diteladani   dalam menjalankan nahkoda kehidupan rumah tangga. Bagaimana harmoni yang beliau bang...